Industry 4.0

Industry 4.0

Kita sudah sering mendengar istilah Industry 4.0 disebut-sebut, yang sebenarnya merujuk pada perkembangan dunia industri yang disebut revolusi industri tahap ke-empat. Sedikit melihat sejarah, bahwa penemuan mesin uap oleh James Watt memicu Revolusi Industri (tahap pertama) yang ditandai dengan mekanisasi industri. Revolusi Industri tahap ke-dua adalah era industri dengan produksi massal dengan pemanfaatan mesin-mesin listrik, dan tahap ke-tiga ditandai dengan komputerisasi dan otomatisasi.

Industry 4.0 adalah industri yang ditandai dengan pemanfaatan otomatisasi dengan mesin-mesin cerdas, pertukaran data, dan pemanfaatan internet yang sangat intens di segala bidang dalam mendukung produksi hingga transaksi. Industry 4.0 dipicu oleh perkembangan teknologi digital, komunikasi data, perkembangan perangkat bergerak (mobile), dan kecerdasan buatan.

Era Industry 4.0 berdampak pada rasionalisasi dunia industri khususnya di sektor tenaga kerja dengan pengurangan penggunaan tenaga manusia untuk bidang-bidang yang tidak membutuhkan kompetensi atau keahlian khusus, untuk digantikan dengan mesin-mesin cerdas yang lebih efisien, lebih disiplin, dan tingkat kesalahan yang lebih rendah dan sangat terkendali. Namun di sisi lain, tenaga ahli dengan kompetensi bidang komputer dan teknologi informatika menjadi primadona karena semakin dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan industri dalam hal mendesain, mengembangkan, mengelola, atau mengendalikan sistem-sistem cerdas yang menjadi jantung Industry 4.0.

STMIK KHARISMA Makassar yang telah menghasilkan ribuan alumni dengan kemampuan dan keterampilan di bidang teknologi informatika, kini dengan visi baru, "Menjadi Perguruan Tinggi yang Unggul dalam Bidang Digital Entrepreneur", siap untuk melahirkan pelaku-pelaku industri digital di era Industry 4.0 ini

 

Theme by Danetsoft and Danang Probo Sayekti inspired by Maksimer